PEMERINTAH DAERAH GELAR SOSIALISASI KEBIJAKAN MELALUI KEMITRAAN DENGAN TEMA : MEMBANGUN KETAHANAN PANGAN DAN KETAHANAN IKLIM BERBASIS POTENSI SUMBER DAYA LOKAL
- Jun 11, 2025
- Perpustakaan Umum Bahagia Mendawai
Kota Pontianak, 11 Juni 2025 — Pemerintah Daerah Kota Pontianak melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pontianak menyelenggarakan kegiatan sosialisasi kebijakan bertajuk “Membangun Ketahanan Pangan Dan Ketahanan Iklim Berbasis Potensi Sumber Daya Lokal” yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Kecamatan, Kelurahan, Pangurus Komplek, Ketua RT dan RW, PKK Kelurahan, hingga Masyarakat Kecamatan Pontianak Tenggara. Kegiatan ini bertempat di Jalan Aleovera Komplek RBK 4, Kelurahan Bansir Darat, Kecamatan Pontinak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menyinergikan kebijakan pembangunan daerah dengan tantangan perubahan iklim dan ancaman terhadap ketahanan pangan lokal. Dalam sambutannya, Camat Pontianak Tenggara menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor guna memastikan kebijakan yang dirancang dapat diterapkan secara efektif dan inklusif.
“Kita tidak bisa membangun ketahanan pangan tanpa melibatkan masyarakat secara aktif. Mereka yang paling terdampak oleh perubahan iklim harus menjadi bagian dari solusi,” ujar Camat Pontianak Tenggara.
Kegiatan ini diisi dengan Narasumber yang berkompeten di bidangnya dengan pembahasan pertama Kebijakan Ketahanan Pangan Kota Pontianak oleh Dinas Pangan Pertanian dan perikanan Kota Pontianak dan meteri kedua Pengelolaan Sampah Organik untuk Ketahanan Pangan Keluarga oleh Ketua Akademi Ide Kalimantan.
Karisman, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan ini. “Harapan kami, kegiatan seperti ini jangan hanya dihari ini saja tetapi sering diadakan kegiatan dan sosialisasi seperti ini,” ucapnya.
Melalui pendekatan kolaboratif ini, pemerintah daerah berharap dapat membentuk sistem ketahanan yang tangguh dan responsif terhadap tantangan masa depan, dengan masyarakat sebagai garda terdepan perubahan.